~ dirikUdiriMu ~

My photo
:: Sukew snyUm :: Sukew CekeLet + Ch0pa-ch0ps + jajan :: Shukew bce n0veL :: sUkew brNgn :: sUkew kc0 0wNg :: t0uchiNg :: x CyNtek p0wN :: sukew kNk2 :: sUkew jLn2 :: StUdent p0Lytechnic

:: datebL0gCyNtaMatiku ::

Daisypath Anniversary tickers

:: tarikhciNtaMatikU ::

Lilypie Angel and Memorial tickers

28 April 2010

:: malam Pra gaduati0n ::




hahahaha...
skunk nie nk Share berkaitn hal dlm tempt kU stUdy nie..
2 mNgU dr skUnk adew wt mLm Pra graduati0n..
berteMakan " arabiaN " ...
PeNiN pLer fikirkN bNd Nie..
s0oo..jLn Mudh bg kU..wt dek je (wt x thU)..
rMai mmber Pkai jUbh MusLimh..akU?? hehehehe.
Sajak kew Pkai jbh??s00..i thiNk better Pakai beSe2 je..akU deCide Pakai dress LbUh.. - waLaup0wN 2 bUkN dri akU yNG Sbn0rNye -

k0rUnk rase kL0 Pakai dress Macam dak ni k x ??





kew Nk McaM nie ??



hehehe...

** s0o0o...kL0 Nk thU jwnNyer..tUnggU Next p0st k..

:: detik2 yNg meNdebarkN ::


waaaa...

iM s0 sCare..

c0z PreseNtati0n 0ur fiNaL p0jeCt m0re nearLy...
head getting dizzy when I think of projects like my lifeless..
oh no .. I hope I have a project to enter final..
pray that we have successfully managed projects...


13 April 2010

:: tears 0f ..... ::





Masih lagi dalam delima berkaitan hubungan sesama manusia….
aku disini hanya insan yang selalu tersepit dengan kata hati ku sendiri….
Perlukah aku untuk berdamping dengan mana – mana insan dimuka bumi ini…

Ahhhh…
aku ini memang insan yang tiada guna…dari kecil aku sentiasa merasa keperitan menjalankan kehidupan….

Sehingga kini,.,aku masih lagi tercari – cari siapa diri ini???

Seumur hidup ini tidak pernah aku merasa bahgia…hanya selalu menyusahkan orang lain,
dari kedua ibu bapa aku hinga kehari ini aku menyusahkan insane bergelar “ TEMAN ”…



Aku redha dengan ketentuan ILAHI…



Dimana perlu aku meletakan wajah ku ini…di setiap ku berada…pasti akhirnya maslah yang menimpa…kawan…….akhirnya menjadi lawan…..

Yaaaaa….aku memang keras hati n kepala batu…tapi setiap orang ada sikap dan tabiat tersendiri……hanya aku yang masih tidak diterima oleh insan yang berada di sekeliling…aku lemah…ak tidak segagah ibu ku….ingin terasa seperti mahu menjadi seorang yang tuli dengan keadaaan semasa dan juga sekeliling…tapi naluri manusia dan juga perasaan simpati ini masih tersemat dalam diri…..aku gagahkan kaki dan tangn ini membantu insane yang lebih lemah dari diri ini….

Bukan mengunnkit mahupun membangkit…tetapi apa yang aku lakukan selama ini masih tidak dapat aku rasai penghargaan….aku tidak perlukan itu semua,,,apa yang aku prluakan adalah kasih saying dan juga tolenransi antara aku dan juga insane yang bernama “ TEMAN ”…

Salahkah aku ketawa??? Salahkah aku gembira ?? salahkah aku tersenyum?? Salahkah aku berjenaka??? Salahkah aku terlalu bertimbang rasa???salahkah aku menrima hluran salam mesra??salahkah aku mengucapkan hye kepadanya???salahkah aku memberi salam kepada mereka???

Jikalau YA….kenapa dati dulu tidak ditolak…kenapa ikut tertawa??kenapa ikut gembira??kenapa membalas senyuman??kenapa terhibur dengan jenaka tu??kenapa memberikan ku rasa simpati??kenapa sambut huluran salam??kenapa membalas hye??kenapa menjawab salam??

Jika TIDAK kenapa lakukan aku sebegini……aku hanya manusia yang kerdil dan kilaf…sentiasa melakukan suatu perkara mengikut hati,nafsu dan juga perasaan…sama sepeerti insane lain…

Persoalanya adakah aku memang diciptkan bukan untuk merasa adanay TEMAN disisi ini untuk selamaya....

Apa yang ku dapat kesengsaraan,,
keperitan,,,
kesedihan,,,
hingga bahu ku turut menerima nasib yang sma....
menghenyut kesebakan....




:: v0ice fr0m Ma heart ::




Kehidupan ini memang sukar nak dijangka…kadang – kala kita diatas. Kadankala –akala kita dibawah…apa yang ingin dikataka disini adalah tentang kehidupan bersama sahabat…adakah perlu seseorang itu bersahabat????orang dimaksudkan ini dalah aku sendiri…aku???? apa yang terjadi pada aku???? perlukah ada teman disisi???

Aku redha kalau itu yang telah ditetapkan oleh ALLAH untuk aku…I will change myself…4 all My fwenz….



08 April 2010

:: The Rose Family ::



The Rose Family


The rose is a rose,
And was always a rose.
But the theory now goes

That apple's a rose,

And the pear is and so's

The plum, I suppose.

The dear only know

What will next prove a rose.

You, of course, are a rose--

But were always a rose.

~~~Poem by Robert Frost
~~~

--
~~~Whatever mountains stands in your path,
Whatever obstacle blocks your way,
Whatever difficulty immobilized you,
The prayer full of faith can remove it~~~.

~~~Kebahagiaan Hidup Yang Tertinggi Adalah
Keyakinan Yang Diri Kita Dicintai. Cinta
Ibarat Seperti Petir, Anda Tidak Dapat
Meneka Di mana Akan Terjadi, Tahu-tahu
Sudah Terserang~~~

~~~WithluvMyfairlad y~~~

07 April 2010

Azab Bagi Wanita (tlg ingatkan kpd semua kaum perempuan yang kamu kenal)

Saudara dan saudari kaum muslimin dan muslimat Renungan khususnya
untuk para wanita dan diri sendiri.....

Sayidina Ali ra menceritakan suatu ketika melihat Rasulullah
menangis manakala ia datang bersama Fatimah . Lalu keduanya bertanya
mengapa Rasul menangis.

Beliau menjawab, "Pada malam aku di-isra'- kan , aku melihat
perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan.
Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena,
menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya.

Putri Rasulullah kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.
"Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih.

Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang
dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.

Aku lihat perempuan tergantung kedua kakinya dengan terikat
tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking.

Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya
dinyalakan api neraka. Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam,
memakan tali perutnya sendiri.

Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta,
dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar
dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan
kusta.

Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu
kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang
rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar
dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung dari api
neraka,"kata Nabi.

Fat imah Az-Zahra kemudian menanyakan mengapa mereka disiksa seperti itu?

*Rasulullah menjawab, "Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung
rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup
rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.

*Perempuan yang digantung susunya adalah istri yang 'mengotori' tempat
tidurnya.

*Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak
taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya, dan
perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.

*Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk
lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.

*Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka
karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain
bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan
muhrimnya.

*Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya
diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa shalat tapi
tidak mengamalk annya dan tidak mau mandi junub.

* Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar
ialah tukang umpat dan pendusta.. Perempuan yang menyerupai anjing
ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami."Mendengar itu,
Sayidina Ali dan Fat imah Az-Zahra pun turut menangis.

** Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan. **

:: kaLauLah ::



Kalaulah aku tahu sakaratul maut itu

Jiwa meregang...
Tubuh pun bergetar-getar hebat, berbaur jeritan ketakutan

atau linangan air mata bahagia kerana ingin bertemu Rabb-nya.
Ditarik, dan dicabut dari setiap urat nadi, syaraf,
dan akar rambut. Ini sebuah titah, ia harus kembali
kepada pemilik-Nya.
Allahu Akbar, janji-Mu telah tiba.

Yaa Robbi... alangkah sakit dan pedih.
Perih laksana tiga ratus tusukan pedang, atau ringan
bagaikan sebuah pengait saat dimasukkan dan ditarik
dari gumpalan bulu yang basah. Duhai jiwa, seandainya
engkau tahu bahawa sakaratul maut itu lebih ngeri dan
dahsyat dari semua sketsa yang ada.

Sayup terdengar lantunan ayat suci Al Qur'an, dan
sesegukan air mata yang tumpah. Lalu, hening berbalut sepi.
Semakin hening, bening..., menggantikan hingar bingar
dunia di kala pagi yang penat dan siang yang
meranggas. Diam pun menyisakan kepiluan, kesedihan
atau berjuta kenangan. Dia telah pergi, dan tak akan
pernah kembali.

Yaa Allah..., inikah kepastian yang telah Engkau tetapkan?

Di mana tumpukan harta yang telah terkumpul sekian
lama? Pelayan yang setia, rumah mewah, kendaraan,
kebun rindang dan subur, pakaian yang indah, dan
orang-orang tercinta, dimanakah kini kamu berada?
Semua telah direnggut kematian, dicampakkan, dan
dihempaskannya kenikmatan dunia yang dahulu terlalu
dielu-elukan. Adakah segala amanah dapat menuai
pahala, duhai Allah.

Kegelapan pun menyeruak, hitam pekat laksana jelaga,
sungguh mengerikan sebagian jiwa yang akan berteman
dengan amalan jahat hingga tibanya hari kiamat.
Mencekam, berbaur jeritan keras memekakkan telinga,
"Jangan Kau datangkan kiamat yaa Allah, sungguh aku
disini sudah sangat tersiksa!!!" saat diperlihatkan tempatnya di neraka.

Bagi sebagian lainnya, alam kubur justru membuat
bahagia. Berteman amal sholeh yang diibaratkan sebagai
manusia dengan paras sangat menyenangkan. Lalu ia pun
menjerit, menangis bahagia saat ditunjukkan tempatnya
di surga, "Datangkan hari kiamat sekarang yaa Allah,
aku ingin segera ke sana!!!"

Kematian...
Erat menyiratkan takut dan pilu serta lantunan
senandung duka. Menciptakan nada-nada pedih dan gamang
yang kadang menghujam iman, hingga hati pun bertanya,
mengapa selalu ada perpisahan? Rasa itu menghantam dan
menikam pada keluarga yang ditinggalkan.

Namun kematian adalah suatu keniscayaan, karena ia
telah dijanjikan. Kematian pun hakikatnya adalah
sahabat akrab bagi setiap yang bernyawa. Sayang,
kesadaran itu begitu menghentak saat orang-orang yang
kita cintalah yang direnggutnya. Ketika itu auranya
begitu dekat, serasa setiap helaan nafas beraroma
kematian.

Duhai jiwa...
Sadarkah engkau bahwa kelak kuburan adalah tempat
peristirahatan? Sudahkah engkau siapkan malam pertama
di sana, seperti kau sibukkan diri menjelang malam
pertama pernikahan? Tidakkah engkau tahu bahwa ia
adalah malam yang sangat mengerikan, malam yang
membuat orang-orang sholeh menangis saat memikirkannya.

Kau gerakkan lidah ini untuk membaca Al Qur'an, tetapi
tingkah lakumu tak pernah kau selaraskan. Kau kenal
setan, tapi mereka kau jadikan teman. Kau ucapkan
bahwa RasuluLlah SallaLlaahu Alayhi Wasallam adalah
kecintaan, namun sunnah-Nya kau tinggalkan. Kau
katakan ingin masuk surga, tapi tak pernah berhenti
berbuat dosa. Tak henti-hentinya kau sibukkan dirimu
dengan kesalahan saudaramu sendiri, padahal engkau pun
bukan manusia suci. Saat kau kebumikan sahabat-sahabat
yang telah mendahului, mengapa kau mengira dirimu tak
akan pernah mati?

AstaghfiruLlah al 'adzim...

Duhai Allah...
Engkau yang Maha Mendengar
Dengarkan munajat ini yaa Robbi, berilah kesempatan
untuk kami selalu memperbaiki diri
Jadikan diri ini bersih, hingga saat menghadap-Mu nanti

Allaahumma hawwin 'alainaa fii sakaraatil maut
Allaahumma hawwin 'alainaa fii sakaraatil maut
Allaahumma hawwin 'alainaa fii sakaraatil maut

Ringankan kematian kami yaa Allah, mudahkanlah duhai
Pemilik Jiwa
Jadikan hati ini ikhlas saat malaikat maut menyapa
Hingga kematian menjadi sangat indah, kematian yang
husnul khaatimah


Wallahua'lam bi showab.


()"" ' )
( ,'o' )")
(,,)(")(") "